• POLITIK
  • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • GALERI
  • Info Terkini dan Terpercaya
    Home
    Nanggroe
    Kutaraja
    Pase
    Aceh

    KEKELIRUAN PARA AHLI BID,AH

    Wraiter Ustaz Said Mahyiddin Muhammad

    KELIRUNYA PARA PEMBELA BID'AH
    Para pembela Bid'ah selalu mengatakan, bahwa tidak semua Bid'ah itu sesat. Mereka tidak tahu bahwa yang mengatakan semua Bid'ah itu sesat itu adalah Rasulullah s.a.w. Beliau bersabda, "tiap-tiap perbuatan mengada-ngada dalam agama adalah Bid'ah. Dan tiap-tiap Bid'ah itu sesat. Dan tiap-tiap yang sesat itu tempatnya dalam Neraka Jahannam." (H.R. Bukhari-Muslim). Para Ahli Bid'ah dan pengikutnya mengingkari hadits di atas dengan mengatakan tidak semua Bid'ah sesat. Padahal lafadh "Kullu" dalam hadits di atas adalah lafadz " 'Am (Umum)" berarti seluruh bid'ah tanpa pengecualian. Jadi tidak ada hadits lain yang mengecualikan adanya bid'ah yang tidak sesat.
    Para Ahli Bid'ah dan pembelanya, selalu menggunakan senjata ampuh mereka yaitu, "mereka tidak paham, tidak baca kitab, tidak berguru, ancaman dan caci-maki." seolah-merekalah yang paling paham tentang agama. Padahal tidak ada satu Kitab Tafsir/Hadits pun yang mereka tulis. Mereka juga tidak bisa membedakan antara "ad-Din (Islam)" dan "al-Umuruddunya (masalah keduniaan yang diserahkan Allah kepada manusia). Urusan "Ad-Din/agama Islam" Allah menurunkan Hujjah (Al-Qur'an) dan mengutus Rasul untuk itu. Apa yang tidak dipraktekkan Rasul sebagai agama, maka bukan bagian dari agama itu. Pertanyaan kita apakah ada Hadits Shahih, bahwa Nabi dan para Shahabat menerima Fidyah Shalat si Mati? Jika hari ini manusia melakukan hal itu, itulah agama bikinan manusia, bukan agama Allah.
    29 September pukul 9:14 · Publik